Ulasan Lengkap Seputar Jenis Lupus dan Penyebabnya



Lupus  merupakan kondisi tubuh membuat kekebalan tubuh menyerang organ tubuh sendiri baik itu sel dan jaringan yang mengakibatkan peradangan kronis. Penyakit ini biasa autoimun, penyakit ini dapat menyerang jantung, otak, sel darah, sendi, kulit, paru-paru, sumsum tulang belakang dan ginjal. Jika berada dalam kondisi normal, kekebalan tubuh dapat melindungi tubuh dari infeksi. Autoimun menyebabkan kekebalan tubuh menyerang tubuh dan lebih sering diderita oleh wanita dibandingkan laki-laki yang dipengaruhi oleh genetik maupun lingkungan. Menurut dr. Jill Buyon, penyakit autoimun ini tidak dapat disembuhkan dan belum terdapat obat untuk mencegah atau mengatasi penyakit ini.



Penyebab autoimun adalah sinar matahari dimana paparan sinar membuat respon tubuh pada seseorang menjadi lebih rentan, terjadi infeksi sehingga memicu autoimun dan kambuhnya gejala pada sebagian orang, dan obat-obatan dapat membuat gejala autoimun berhenti jika menghentikan meminum obat tersebut. Resiko penyakit lebih rentan diderita dengan rentang usia 15 hingga 45 tahun, lebih sering dialami oleh wanita ras Hispanik, Asia dan Amerika, serta penderita dengan riwayat keluarga yang memiliki autoimun akan meningkatkan resiko. Jika menderita penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi pada area tubuh seperti kerusakan ginjal, menyebabkan ingatan menjadi berkurang atau stroke pada otak, terjadi peradangan pembuluh darah, adanya resiko selaput rongga dada dan penumonia, terjadinya radang otot jantung dan membran jantung, terjadi infeksi jenis apa saja, meningkatkan resiko terjadinya kanker dan membuat wanita melahirkan secara prematur.

Berikut adalah jenis lupus:

  • Autoimun eritematosus sistemik merupakan kondisi dimana seluruh tubuh mengalami autoimun seperti kulit, ginjal dan kulit dengan gejala utama adalah inflamasi kronik pada organ tubuh yang diserang.
  • Autoimun eritematosus kutaneus hanya menyerang jaringan kulit, dengan munculnya ruam pada kulit dimana kulit menjadi bersisik dan kemerahan walaupun tidak merasakan gatal. Autoimun jenis ini menyebabkan ruam pada bagian pipi dan jembatan hidung yang sering disebut sebagai ruam kupu-kupu yang muncul pada wajah, mulut, kulit kepala, vagina, hidung dan leher jika terpapar sinar matahari yang ditandai dengan kerontokan rambut.
  • Autoimun erythematosus karena penggunaan obat terjadi karena obat tertentu dan biasanya seperti hydralazine sebagai penanganan terhadap tekanan darah tinggi, procainamide sebagai penanganan terhadap detak jantung yang tidak teratur, dan isoniazid yang mengatasi turbekulosis dan biasanya sering menyerang pria.

Autoimun neonatal merupakan kasus kekebalan tubuh yang menyerang tubuh pada bayi perempuan. Biasanya disebabkan oleh antibodi pada ibu berdampak pada bayi yang terdapat dalam rahim. Hal ini menyebabkan bayi mengalami ruam kulit, jumlah sel darah rendah dan masalah hati ketika lahir. Gejala ini dapat hilang setelah beberapa bulan, kasus yang parah adalah adanya kelainan jantung pada bayi.

Gejala dari autoimun adalah ruam yang menyerupai kupu-kupu karena sensitif terhadap cahaya, terjadi nyeri otot sendi ketika bangun pagi hari dan nyeri dada dan sesak napas. Tubuh menjadi mudah lelah karena trombosit rendah dan mengalami masalah kerusakan permanen ginjal. Terjadi demam dan berat badan menjadi menurun secara tiba-tiba.

Makanan yang baik untuk lupus adalah dengan antioksidan tinggi dari sayuran maupun buah. Perlu juga mengonsumsi makanan yang memiliki omega 3 seperti sarden, salmon dan tuna, jika mengonsumsi suplemen omega 3 sebaiknya berdiskusi dengan dokter terlebih dahulu. Kandungan kalsium serta vitamin D baik untuk penderita autoimun seperti susu olahan yang rendah lemak, sayuran berwarna hijau tua, kacang-kacangan dan menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh, campuran bawang dan mengandung natrium terlalu banyak.