Beberapa Tes Medis Untuk Mendeteksi Penyakit Jantung

Alih-alih melaksanakan pendekatan secara medis yang ada ketika ini untuk kemungkinan resiko terjangkit penyakit jantung pada seseorang, spesialis jantung di Southwestern Medical Center mengungkapkan, terdapat beberapa tes adonan yang harus dilakukan untuk melaksanakan deteksi resiko penyakit jantung secara akurat dan efektif.

Strategi yang dilakukan ketika ini bergantung kepada pengukuran tekanan darah, keberadaan penyakit diabetes, kolesterol, kondisi pra diabetes dan juga riwayat merokok. ‘’Gabungan tes ini betul-betul berpengaruh didalam mengidentifikasi resiko yang tidak terduga pada individu dengan beberapa faktor resiko tradisional.

Beberapa Tes Medis Untuk Mendeteksi Penyakit Jantung


Mereka itu yaitu orang-orang yang tidak akan sadar bahwa mereka mempunyai resiko penyakit jantung dan oleh karenanya mungkin tidak ditargetkan untuk melaksanakan terapi preventif,’’ berdasarkan Dr James de Lemos, di dalam rilis beritanya. Di dalam studi mereka, yang diterbitkan di dalam jurnal Circulation, para peneliti menggunakan data dari dua penelitian sebelumnya yang ikut melibatkan hampir sekitar 9.000 subjek.

Pekerjaan mereka itu sebagian besar dibiayai oleh NASA, sebagai salah satu pecahan dari upaya perancangan taktik untuk memprediksi penyakit jantung pada seorang astronot. Astronot itu bukanlah satu-satunya orang yang sanggup memperoleh laba dari tes ini, ujar para peneliti. Tes ini juga dirancang bagi publik. Akan tetapi, yang paling baik tetaplah berkonsultasi dengan dokter spesialis jantung untuk memastikan terlebih dahulu tingkat resiko anda.

Inilah beberapa tes medis yang disarankan oleh para peneliti :

1. Elektrokardiogram (EKG)


EKG menyediakan informasi soal penebalan otot jantung. Otot jantung yang membesar lebih dikenal sebagai penyakit hypertrophic cardiomyopathy. Kondisi ibarat ini sebetulnya sanggup diwariskan atau disebabkan lantaran tekanan darah yang tinggi ataupun penuaan.

2. Pemindaian Kalsium Koroner (Coronary Calcium Scan)


CCS yaitu CT scan jantung yang sifatnya terbatas dengan radiasi yang rendah biar mengidentifikasi dan mengukur kadar kalsium pada arteri jantung anda.

3. Tiga Tes Darah


Salah satu tes darah bermanfaat untuk mengidentifikasi kadar protein tertentu yang memperlihatkan terjadinya peradangan. Tes darah yang lainnya untuk mencari keberadaan hormon yang memperlihatkan stres di jantung. Tes yang ketiga untuk mengidentifikasi protein tertentu (troponin T dengan tingkat sensitivitas yang tinggi) yang memperlihatkan terjadinya kerusakan di otot jantung. Salah satu peneliti memperlihatkan catatan bahwa banyak sekali tes ini jikalau dilakukan secara sendiri-sendiri (tidak digabungkan) sudah terbukti efektif untuk memilih resiko terjadinya penyakit jantung. Namun, menggabungkan mereka gotong royong sanggup memberi pandangan yang lebih akurat dan komprehensif.